Copot Pejabat karena Pengajian, MUI Minta Erick Thohir Tegur Komisaris Pelni
Sabtu, 10 April 2021 - 05:56 WIB
Sekjen MUI Amirsyah Tambunan meminta Erick Thohir membina petinggi PT Pelni terkait kisruh pembatalan pengajian online. Foto/ist
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Amirsyah Tambunan menyayangkan tindakan komisaris PT Pelni yang mencopot pejabatnya karena berencana menggelar kajian Ramadan online. Apalagi, pencopotan pejabat PT Pelni itu serta pembatalan kajian yang akan digelarnya dituding karena radikal .
Amirsyah meminta agar menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir menjelaskan terkait kisruh pencopotan pejabat PT Pelni tersebut. Terlebih, soal adanya stempel radikal dibelakang pembatalan kajian yang akan diadakan oleh pejabat PT Pelni tersebut.
"Janganlah terlalu mudah memberikan stigma radikal, karena istilah radikal sendiri masih menjadi perbebatan yang kemudian tak jelas substansi apanya yang radikal, kemudian dijadikan alasan pembatalan ceramah di PT Pelni," kata Amirsyah, Sabtu (10/4/2021).
Baca juga: Disebut Gelar Kajian Ramadhan Tanpa Izin Direksi, Pejabat Pelni Dicopot
Amirsyah meminta agar menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir menjelaskan terkait kisruh pencopotan pejabat PT Pelni tersebut. Terlebih, soal adanya stempel radikal dibelakang pembatalan kajian yang akan diadakan oleh pejabat PT Pelni tersebut.
"Janganlah terlalu mudah memberikan stigma radikal, karena istilah radikal sendiri masih menjadi perbebatan yang kemudian tak jelas substansi apanya yang radikal, kemudian dijadikan alasan pembatalan ceramah di PT Pelni," kata Amirsyah, Sabtu (10/4/2021).
Baca juga: Disebut Gelar Kajian Ramadhan Tanpa Izin Direksi, Pejabat Pelni Dicopot
Lihat Juga :