Dibandingkan Wabah Flu Burung, IDI Nilai Pemerintah Lambat Tangani COVID-19
Sabtu, 18 April 2020 - 21:33 WIB
Abidinsyah menilai saat itu pemerintah melalui Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari langsung bergerak cepat membentuk tim khusus untuk menghadapi penyebaran virus Flu Burung. Mulai dari penanganan hingga distribusi bantuan juga dikerahkan sehingga rumah sakit dan pihak terkait lainnya lebih sigap.
Berbeda saat penanganan COVID-19, dia justru prihatin karena pemerintah seakan tidak sigap menghadapi virus Corona. Menurut dia, pemerintah semestinya sudah sudah menyiapkan strategi saat pertama kali COVID-19 diumumkan muncul di Wuhan, China pada Desember 2019.
Padahal, kata Abidinsyah, Indonesia memiliki 135 pintu masuk bagi pendatang atau warga negara Indonesia (WNI) yang pulang dari luar negeri. Hal itu yang dianggap menjadi celah bagi penyebaran virus Corona masuk ke Tanah Air.
“Kenapa kita tidak melihat kepada pengalaman yang lalu? Padahal dulu lebih siap dan itu semestinya dijadikan pengalaman bagi kita,” katanya.
Berbeda saat penanganan COVID-19, dia justru prihatin karena pemerintah seakan tidak sigap menghadapi virus Corona. Menurut dia, pemerintah semestinya sudah sudah menyiapkan strategi saat pertama kali COVID-19 diumumkan muncul di Wuhan, China pada Desember 2019.
Padahal, kata Abidinsyah, Indonesia memiliki 135 pintu masuk bagi pendatang atau warga negara Indonesia (WNI) yang pulang dari luar negeri. Hal itu yang dianggap menjadi celah bagi penyebaran virus Corona masuk ke Tanah Air.
“Kenapa kita tidak melihat kepada pengalaman yang lalu? Padahal dulu lebih siap dan itu semestinya dijadikan pengalaman bagi kita,” katanya.
(kri)
Lihat Juga :