LBM Eijkman Sebut Kelanjutan Vaksin Nusantara Tergantung BPOM

Kamis, 25 Maret 2021 - 07:32 WIB
Amin pun mengatakan jika interim report dari Vaksin Nusantara ini lengkap, pasti akan disetujui oleh BPOM untuk dilanjutkan uji klinis selanjutnya. Ada kemungkinan tergantung situasi, apakah interim report-nya itu bisa diselesaikan. Ya, mudah-mudahan sih para peneliti bisa melengkapi data yang diterima,” jelasnya.

Menurut Amin, Vaksin Nusantara dengan menggunakan metode dendritik tidak bisa disamakan dengan pembuatan vaksin lainnya. “Kita belum bisa membandingkan platform yang satu dengan yang lainnya.”

“Jadi, belum ada studi satupun yang membandingkan vaksin A dengan vaksin B. Sehingga, kalau kita membandingkan keampuhan antar vaksin, belum waktunya,” sambung Amin.

Amin menjelaskan bahwa cara kerja Vaksin Nusantara ini adalah mengambil sel dari seseorang dan disuntikkan kepada orang yang sama. Sehingga tidak bisa dipakai untuk vaksinasi orang lain. Baca juga: PKS Desak Pemerintah Serius Merespons Vaksin Nusantara untuk Ditindaklanjuti

“Kita harus memahami bagaimana cara kerja vaksin dendritik ini karena itu diambil dari orang yang bersangkutan dan disuntikkan kepada orang yang sama. Jadi tidak bisa dipakai untuk orang lain ya,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!