Kapolri Ajak Pemuda Masjid Lawan Intoleransi dan Radikalisme

Rabu, 24 Maret 2021 - 13:20 WIB
"Kami menyampaikan rencana program bersama Polri terkait pembinaan ustaz dan ustazah se Indonesia, sekaligus launching Kampung Tahfizd Alquran BKPRMI dan Polri serta pemberian sembako kepada kaum duafa terdampak Covid-19 yang selama ini rutin setiap bulan diberikan kepada 1000 kaum duafa bekerjasama DPP BKPRMI dengan Wakil Ketua PP DMI, Komjen Pol Purn Syafrudin MSi yang juga Dewan Pembina DPP BKPRMI," tutur Said.Baca juga: Buka Sespimti dan Sespimen 2021, Kapolri Minta Jangan Ada Kluster Baru Covid-19

Dalam pertemuan ini, Kapolri mengajak pemuda masjid membantu Polri untuk melawan radikalisme dan gerakan intoleransi di Indonesia. Mantan Kapolda Banten ini meminta kepada seluruh tokoh agama agar turut serta menyosialisasikan 3M yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Listyo juga meminta para tokoh agama untuk membantu mewujudkan ketahanan pangan melalui program Kampung Tangguh yang digagas Polri.

Kapolri mengemukakan pendekatan dan diskusi dengan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan sangat penting dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Baca juga: Polda Metro Jaya Klaim ETLE Mampu Tekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas 64%

Said mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan kepolisian di setiap daerah dalam membina ustaz, ustazah serta para dai dalam menjaga Kamtibmas, dan menutup kemungkinan adanya radikal masuk ke pemuda masjid, Namun Islam adalah rahmatan lil alamiin, tak ada ajaran Islam yang membuat kegaduhan di muka bumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!