Lindungi Data Pribadi, Satgas Imbau Masyarakat Tak Unggah Sertifikat Vaksinasi ke Medsos
Selasa, 23 Maret 2021 - 19:32 WIB
Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk tidak mengunggah atau meng-upload sertifikat vaksinasi ke medsos atau menyebarkannya. Foto/BNPB
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 , Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk tidak mengunggah atau meng-upload sertifikat vaksinasi ke media sosial (medsos) atau menyebarkannya. Hal ini untuk menghindari tersebarnya data pribadi yang termuat di dalam sertifikat tersebut.
Seperti diketahui sebagian masyarakat telah mendapatkan sertifikat vaksinasi karena sudah mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19. Baca juga: Satgas: Pemerintah Finalisasi SKB Pembelajaran Tatap Muka
“Pemerintah meminta penerima vaksin COVID-19 yang sudah mendapat sertifikat bukti telah divaksin agar tidak mengunggahnya ke medsos ataupun juga mengedarkannya,” ujarnya saat konferensi persnya, Selasa (23/3/2021).
Dia menyebutkan bahwa di dalam sertifikat tersebut terdapat QR Code yang jika dipindai dapat menunjukkan data pribadi penerima vaksin. Wiku meminta agar sertifikat vaksinasi digunakan sesuai kebutuhannya.
Seperti diketahui sebagian masyarakat telah mendapatkan sertifikat vaksinasi karena sudah mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19. Baca juga: Satgas: Pemerintah Finalisasi SKB Pembelajaran Tatap Muka
“Pemerintah meminta penerima vaksin COVID-19 yang sudah mendapat sertifikat bukti telah divaksin agar tidak mengunggahnya ke medsos ataupun juga mengedarkannya,” ujarnya saat konferensi persnya, Selasa (23/3/2021).
Dia menyebutkan bahwa di dalam sertifikat tersebut terdapat QR Code yang jika dipindai dapat menunjukkan data pribadi penerima vaksin. Wiku meminta agar sertifikat vaksinasi digunakan sesuai kebutuhannya.
Lihat Juga :