Jejak Gelap Terang Anton Medan Sang Petualang
Senin, 15 Maret 2021 - 19:55 WIB
Anton medan pun harus mendekam di penjara selama empat tahun. Jeruji besi memberikan kenyataan yang pahit untuk dia. Hanya satu kali ia dijenguk keluarganya.
Setelah melewati masa hukuman, Anton Medan pun kembali kerumahnya. Tetapi, dia merasa keluarganya tidak menerima dia lagi yang notabene sebagai narapidana.
(Baca: Besok, Anton Medan Dimakamkan di Ponpes At-Taibin Cibinong Bogor)
Mengadu nasib di Ibukota
Kenyataan itu membuat Anton Medan mengambil keputusan besar untuk merantau ke Jakarta beradu nasib. Awalnya dia ke Ibu Kota dengan tujuan mencari alamat pamannya di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Tetapi harapannya meleset jauh. Bukannya disambut, sang paman malah mengusirnya.
Kekecewaan mendalam dan perasaan sebatang kara membuat Anton Medan merasa masa depannya hilang. Geram dan dendam berkelindan. Dia memulai perjalanan di lorong gelapnya. Berawal sebagai penjambret, Anton Medan yang merasa hasilnya tak cukup banyak pun tertantang menjadi seorang perampok.
Semua itu dilakukan Anton Medan lantaran keadaan dan situasi yang mendorongnya menjalani aktivitas sebagai seorang kriminal. Dari perampokan, Anton Medan pun mulai mengepakan sayapnya ke dunia perdagangan obat-obatan terlarang. Dari modal itu, dia akhirnya menjadi bandar judi.
Setelah melewati masa hukuman, Anton Medan pun kembali kerumahnya. Tetapi, dia merasa keluarganya tidak menerima dia lagi yang notabene sebagai narapidana.
(Baca: Besok, Anton Medan Dimakamkan di Ponpes At-Taibin Cibinong Bogor)
Mengadu nasib di Ibukota
Kenyataan itu membuat Anton Medan mengambil keputusan besar untuk merantau ke Jakarta beradu nasib. Awalnya dia ke Ibu Kota dengan tujuan mencari alamat pamannya di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Tetapi harapannya meleset jauh. Bukannya disambut, sang paman malah mengusirnya.
Kekecewaan mendalam dan perasaan sebatang kara membuat Anton Medan merasa masa depannya hilang. Geram dan dendam berkelindan. Dia memulai perjalanan di lorong gelapnya. Berawal sebagai penjambret, Anton Medan yang merasa hasilnya tak cukup banyak pun tertantang menjadi seorang perampok.
Semua itu dilakukan Anton Medan lantaran keadaan dan situasi yang mendorongnya menjalani aktivitas sebagai seorang kriminal. Dari perampokan, Anton Medan pun mulai mengepakan sayapnya ke dunia perdagangan obat-obatan terlarang. Dari modal itu, dia akhirnya menjadi bandar judi.
Lihat Juga :