Firli Bahuri: Hari Raya Nyepi, Momentum Kendalikan Hawa Nafsu dari Korupsi

Senin, 15 Maret 2021 - 09:25 WIB
Baca juga: Penampakan Desa Adat di Bangli Bali saat Pecalang Amankan Nyepi

Bukan hanya Hindu, pesan pengendalian hawa nafsu dan ketamakan juga disampaikan oleh agama Islam, Kristen, Buddha dan aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga: Ketua DPD Sebut Hari Raya Nyepi Momen Menemukan Makna Kehidupan

Korupsi dan perilaku koruptif adalah salah satu bentuk hawa nafsu dan ketamakan yang memiliki dampak destruktif bukan hanya bagi keuangan dan perekonomian semata, namun dapat menghancurkan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Banyak contoh negara yang hancur karena korupsi, apalagi kejahatan kemanusiaan tersebut dibiarkan tumbuh subur dan menjadi budaya sehingga menjalar lalu merusak seluruh tatanan dan tata kelola bernegara bangsa tersebut," ujar Firli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!