Eijkman Targetkan Deteksi 10.000 Varian Baru Virus COVID-19 Tahun Ini
Sabtu, 13 Maret 2021 - 19:32 WIB
Namun, kata Amin, pihaknya juga telah menyiapkan antisipasi dengan mencari genome jika ada varian-varian yang masuk ke Tanah Air. “Tapi kami sudah menyiapkan diri untuk mengantisipasi itu jadi Desember itu kami sudah menyiapkan, waktu itu mencapai 1.000 ya, 1.000 Sequencing tujuannya memang itu untuk mencari kalau ada varian-varian yang masuk itu ya. Ataupun kalau ada mutasi yang terjadi di dalam Indonesia,” katanya.
Amin juga mengatakan bahwa pada 8 Januari 2021 Eijkman bersama dengan Kementerian Riset dan Teknologi BRIN dan Kementerian Kesehatan memperkuat kapasitas kemampuan melakukan Whole Genome Sequencing.
“Nah, bulan Januari tanggal 8, saya ingat itu Menteri Ristek BRIN dan Menteri Kesehatan mengadakan kerja sama untuk memperkuat kapasitas dan kemampuan melakukan Whole Genome Sequencing,” ungkap Amin. Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 4.607, DKI dan Jabar Tertinggi
Amin menambahkan ditargetkan dalam tahun ini, disepakati menargetkan 5.000-10.000 pengurutan Whole Genome Sequencing. “Nah, waktu itu disepakati kita targetkan 5.000 sampai 10.000 dalam tahun ini,” tutupnya.
Amin juga mengatakan bahwa pada 8 Januari 2021 Eijkman bersama dengan Kementerian Riset dan Teknologi BRIN dan Kementerian Kesehatan memperkuat kapasitas kemampuan melakukan Whole Genome Sequencing.
“Nah, bulan Januari tanggal 8, saya ingat itu Menteri Ristek BRIN dan Menteri Kesehatan mengadakan kerja sama untuk memperkuat kapasitas dan kemampuan melakukan Whole Genome Sequencing,” ungkap Amin. Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 4.607, DKI dan Jabar Tertinggi
Amin menambahkan ditargetkan dalam tahun ini, disepakati menargetkan 5.000-10.000 pengurutan Whole Genome Sequencing. “Nah, waktu itu disepakati kita targetkan 5.000 sampai 10.000 dalam tahun ini,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :