Kemendagri Ajak Dukcapil Atasi Stunting melalui Data di Puskesmas

Jum'at, 12 Maret 2021 - 15:03 WIB
"Pertama Fatonah cerdas atau pintar, bukan IQ yang tinggi tapi orang cerdas itu adalah orang yang bisa menerima keadaan, ada masalah dicari solusinya bukan mengeluhkan masalahnya. Jadi setiap kita itu cerdas kalau bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi," ujar Zudan di Kantor Rumah Dinas Muaro Jambi.

"Kemudian amanah, itu mau menunaikan apa yang sedang menjadi tugasnya atau apa yang diembankan negara pada kita," tambahnya.

Baca juga: Hadiri Hari Jadi Barru, Plt Gubernur Sulsel Minta Perhatikan Stunting

Selanjutnya menurut dia, adalah tabligh, kemampuan untuk mentransformasikan gagasan pikiran semangat kepada anak buahnya, dan terakhir adalah sidiq, kalau betul dibetulkan kalau salah dinyatakan salah.

"Negara harus hadir ke pintu-pintu rumah untuk memberikan pelayanan, itulah manajemen sistem pemerintahan memberikan pelayanan ke yang terdekat ke masyarakat," kata Zudan.

Zudan yang juga ahli di bidang Hukum Administrasi Negara dan Sosiologi Hukum ini menjelaskan tentang teori trickle down effect, Dia mencontohkan pada sebuah gelas yang terisi air penuh dampaknya akan mengalir ke masyarakat sekitar, seperti halnya jika pelayanan terpenuhi masyarakat memberikan aspresiasi karena bagus ternyata menurutnya tidak.

"Jadi kalau masyarakat itu diibaratkan gelas setiap kali diisi air pelayanan ternyata airnya tidak tumpah-tumpah karena semakin lama gelas airnya ditambah juga gelasnya bertambah tinggi. Harapan masyarakat meningkat terus jadi yang ingin saya sampaikan jangan kita berpuas pada pelayanan sekarang bagus, dua tahun lagi belum tentu bagus," ungkap Zudan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!