Penyintas Berusia Muda dan Tanpa Komorbit Bisa Kena Long Covid
Rabu, 10 Maret 2021 - 06:39 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. FOTO/DOK.BNPB
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan saat ini tengah ramai dibicarakan terkait dengan long covid . Dia menjelaskan bahwa long covid merupakan gejala sakit berkepanjangan yang diderita setelah tes COVID-19 menunjukkan hasil negatif.
"Menurut penelitian yg dilakukan oleh WHO sebagian besar orang yang menderita COVID-19, ini mengalami gejala ringan sampai sedang. Sedangkan sekitar 10-15% kasus ini berujung pada gejala berat. Dan sekitar 5% menderita penyakit yang kritis," katanya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (10/3/2021).
Wiku menjelaskan bahwa secara umum penderita COVID-19 akan sembuh dalam waktu dua sampai dengan enam minggu. Namun untuk sebagian orang akan mengalami beberapa gejala setelah beberapa minggu dinyatakan pulih.
Baca juga: Bagaimana Bedakan Gejala Long Covid, Reinfeksi atau Penyakit Berbeda?
"Menurut penelitian yg dilakukan oleh WHO sebagian besar orang yang menderita COVID-19, ini mengalami gejala ringan sampai sedang. Sedangkan sekitar 10-15% kasus ini berujung pada gejala berat. Dan sekitar 5% menderita penyakit yang kritis," katanya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (10/3/2021).
Wiku menjelaskan bahwa secara umum penderita COVID-19 akan sembuh dalam waktu dua sampai dengan enam minggu. Namun untuk sebagian orang akan mengalami beberapa gejala setelah beberapa minggu dinyatakan pulih.
Baca juga: Bagaimana Bedakan Gejala Long Covid, Reinfeksi atau Penyakit Berbeda?
Lihat Juga :