KLB Demokrat, Karma Politik dan Kudatuli
Senin, 08 Maret 2021 - 10:37 WIB
Moeldoko saat memberikan sambutan usai ditetapkan menjadi Ketua Umum pada KLB Partai Demokrat di Sibolangit, Deliserdang, Sumut, Jumat (5/3/2021) malam. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Kisruh internal Partai Demokrat menyita perhatian banyak pihak. Beberapa hari lalu, Kongres Luar Biasa ( KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) bikinan mereka yang kontra dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menetapkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko sebagai ketua umum periode 2021-2025 partai berlambang mercy itu.
Mantan Sekretaris Kabinet era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dipo Alam pun ikut berkomentar. Dipo Alam yakin, Partai Demokrat Perjuangan akan lahir jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan Moeldoko.
"Saya yakin bila @jokowi diamkan 'moeldoko-klb demokrat? PARTAI DEMOKRAT PERJUANGAN akan lahir, dan kelak rebound berhitung di 2024... dengan tetap berkoalisi bersama RAKYAT. LANJUTKEN," cuit Dipo Alam di akun Twitternya, @dipoalam49, Jumat (5/3/2021).
Baca juga: Dua Agenda Politik Besar di Balik Pembegalan Partai Demokrat
Mantan Sekretaris Kabinet era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dipo Alam pun ikut berkomentar. Dipo Alam yakin, Partai Demokrat Perjuangan akan lahir jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan Moeldoko.
"Saya yakin bila @jokowi diamkan 'moeldoko-klb demokrat? PARTAI DEMOKRAT PERJUANGAN akan lahir, dan kelak rebound berhitung di 2024... dengan tetap berkoalisi bersama RAKYAT. LANJUTKEN," cuit Dipo Alam di akun Twitternya, @dipoalam49, Jumat (5/3/2021).
Baca juga: Dua Agenda Politik Besar di Balik Pembegalan Partai Demokrat
Lihat Juga :