Perempuan dalam Ekonomi Digital

Jum'at, 26 Februari 2021 - 06:09 WIB
Dyah Ayu Febriani (Foto: Istimewa)
Dyah Ayu Febriani

Asisten Peneliti INDEF



PERTUMBUHAN ekonomi digital semakin masif di Asia Tenggara setiap tahunnya. Laporan Google, Temasek, dan Bain pada 2020 memprediksi pertumbuhan ekonomi digital akibat berubahnya pola konsumsi masyarakat dan banyaknya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) secara digital akan menghasilkan lebih dari USD300 miliar pada 2025 di seluruh Asia Tenggara. Tak terkecuali di Indonesia di mana dalam beberapa tahun terakhir pengguna internet telah berkembang pesat yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi digital Tanah Air.

Pertumbuhan ekonomi digital yang sangat cepat di Indonesia juga berimplikasi pada peningkatan investasi asing langsung ke Indonesia yang meningkat 5,5% tahun-ke-tahun menjadi USD7,92 miliar pada triwulan Desember 2020. Perkembangan ekonomi digital yang pesat harus diimbangi dengan pembangunan ekonomi yang inklusif. Salah satunya adalah dengan menawarkan peran lebih bagi perempuan untuk aktif dalam kegiatan ekonomi digital.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!