Hamdan Zoelva: Kenapa Banyak Sumbu Pendek Menyerang Kelompok Kritis?
Jum'at, 12 Februari 2021 - 11:27 WIB
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sementara itu sebelumnya, Ekonom Kwik Kian Gie merasa tidak nyaman dengan kata kasar dan kotor yang dikeluarkan para pendengung atau buzzer di media sosial.
Perasaan itu yang membuat Kwik Kian Gie takut mengemukakan pendapat yang berbeda saat ini. Adapun pendapat Kwik Kian Gie mengenai keberadaan buzzer itu diungkapkan melalui akun Twitter @kiangiekwik. Baca juga: Pemerintah Minta Dikritik Bisa Jadi Bermakna 'Jebakan'
"Saya belum pernah setakut saat ini mengemukan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis2an, masalah pribadi diodal-adil. Zaman Pak Harto saya diberi kolom sangat longgar oleh Kompas. Kritik2 tajam. Tidak sekalipun ada masalah,” cuit Kwik.
Perasaan itu yang membuat Kwik Kian Gie takut mengemukakan pendapat yang berbeda saat ini. Adapun pendapat Kwik Kian Gie mengenai keberadaan buzzer itu diungkapkan melalui akun Twitter @kiangiekwik. Baca juga: Pemerintah Minta Dikritik Bisa Jadi Bermakna 'Jebakan'
"Saya belum pernah setakut saat ini mengemukan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis2an, masalah pribadi diodal-adil. Zaman Pak Harto saya diberi kolom sangat longgar oleh Kompas. Kritik2 tajam. Tidak sekalipun ada masalah,” cuit Kwik.
(kri)
Lihat Juga :