KPK Telisik Penggunaan Uang Suap Benur untuk Modifikasi Mobil Edhy Prabowo
Jum'at, 12 Februari 2021 - 10:27 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik dugaan penggunaan uang suap oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo untuk memodifikasi mobil pribadinya. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menelisik dugaan penggunaan uang suap oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo untuk memodifikasi mobil pribadinya. Uang tersebut berasal dari para eksportir benih lobster bening alias benur .
Hal itu didapati usai tim penyidik memeriksa seorang karyawan swasta bernama Ken Widharyuda Rinaldo. Ken diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Edhy Prabowo dan tersangka suap ekspor benur lainnya. Baca juga: Suharjito Pernah Diminta Siapkan Rp5 Miliar untuk Edhy Prabowo
"Dikonfirmasi terkait dengan dugaan pembayaran sejumlah uang oleh tersangka AF (Ainul Faqih) dan Tsk AM (Amiril Mukminin) untuk keperluan memodifikasi mobil milik tersangka EP. Sumber uangnya diduga dari kumpulan uang yang berasal para eksportir yang mendapatkan izin ekspor benur di KKP tahun 2020," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021).
Selain itu, KPK juga menelisik uang suap ekspor benur untuk Edhy Prabowo digunakan untuk membeli barang mewah seperti parfum dan aset lainnya. Hal itu didalami saat penyidik memeriksa seorang karyawan swasta Heryanto.
Hal itu didapati usai tim penyidik memeriksa seorang karyawan swasta bernama Ken Widharyuda Rinaldo. Ken diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Edhy Prabowo dan tersangka suap ekspor benur lainnya. Baca juga: Suharjito Pernah Diminta Siapkan Rp5 Miliar untuk Edhy Prabowo
"Dikonfirmasi terkait dengan dugaan pembayaran sejumlah uang oleh tersangka AF (Ainul Faqih) dan Tsk AM (Amiril Mukminin) untuk keperluan memodifikasi mobil milik tersangka EP. Sumber uangnya diduga dari kumpulan uang yang berasal para eksportir yang mendapatkan izin ekspor benur di KKP tahun 2020," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021).
Selain itu, KPK juga menelisik uang suap ekspor benur untuk Edhy Prabowo digunakan untuk membeli barang mewah seperti parfum dan aset lainnya. Hal itu didalami saat penyidik memeriksa seorang karyawan swasta Heryanto.
Lihat Juga :