Karangan Bunga dan Jadi Trending, Masyarakat Dinilai Simpati ke Moeldoko
Rabu, 10 Februari 2021 - 18:29 WIB
Menurut Irfaan, bunga merupakan sebuah simbol cinta, sehingga ketika ada kejadian yang tidak mengenakan menimpa seseorang, bunga itu memiliki arti mendukung dan selalu ada di saat dalam keadaan getir sekalipun.
"Fenomena karangan bunga ini populer ketika Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sesaat setelah menerima vonis di pengadilan. Masyarakat menganggap Ahok dizalimi sehingga mereka mengekspresikan rasa cinta kepadanya dengan karangan bunga," ucap Irfaan, Rabu (10/2/2021).
(Baca juga: Moeldoko Terpantau Radar Survei Capres 2024, Alarm bagi AHY)
"Sekarang orang-orang menganggap bahwa, Pak Moeldoko menjadi sosok yang dizalimi akibat tuduhan kudeta di internal Demokrat, sehingga karangan bunga menjadi simbol yang tepat mengekspresikan cinta dan dukungan mereka," sambungnya.
Dia menerangkan begitupun suasana lini masa yang mulai dijejali trending terkait isu kudeta Demokrat, mayoritas cuitan mereka berupa cuitan simpati dan dukungan kepada Moeldoko.
"Fenomena karangan bunga ini populer ketika Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sesaat setelah menerima vonis di pengadilan. Masyarakat menganggap Ahok dizalimi sehingga mereka mengekspresikan rasa cinta kepadanya dengan karangan bunga," ucap Irfaan, Rabu (10/2/2021).
(Baca juga: Moeldoko Terpantau Radar Survei Capres 2024, Alarm bagi AHY)
"Sekarang orang-orang menganggap bahwa, Pak Moeldoko menjadi sosok yang dizalimi akibat tuduhan kudeta di internal Demokrat, sehingga karangan bunga menjadi simbol yang tepat mengekspresikan cinta dan dukungan mereka," sambungnya.
Dia menerangkan begitupun suasana lini masa yang mulai dijejali trending terkait isu kudeta Demokrat, mayoritas cuitan mereka berupa cuitan simpati dan dukungan kepada Moeldoko.
Lihat Juga :