Penyandang Disabilitas Paling Terdampak Selama Pandemi Covid-19

Minggu, 17 Mei 2020 - 13:38 WIB
Pinky pun mencontohkan misalnya tunanetra yang pekerjaannya hanya memijat, mereka sudah 2 bulan selama pandemi Covid-19 tidak lagi memijat. “Jadi, ini contoh bagaimana kalau kita bicara mengenai semua terkena dampaknya, barangkali yang harus kita pikirkan mereka yang paling terdampak,” ungkapnya.

Secara data statistik, jelas Pinky sudah banyak penyandang disablitas yang kehilangan pekerjaan, tidak bisa menjalankan profesinya sebagai pemijat, pemangkas rambut. Penyandang disabilitas yang pekerjaannya tidak bersentuhan dengan manusia langsung sekalipun, misalnya bengkel atau tukang sablon, menjadi sepi.

“Info dari teman yang mempunyai bengkel khusus roda tiga bagi mereka yang disabilitas, kondisinya sekarang sampai harus meloakan spartpart yang sudah tidak terpakai, tidak dijual dalam kondisi bagus, istilahnya dikiloin, kondisinya seperti itu,” kata Pinky.

Pinky pun berharap para masyarakat normal bisa bijak untuk menghadapi era baru selama pandemi Covid-19 saat ini serta membantu sesama terutama para penyandang disabilitas. (Baca juga: Sebanyak 1,7 Juta Orang di Dunia Dinyatakan Sembuh dari Covid-19 )

“Harapannya harus secara bersama-sama dengan bijaksana menghadapi era new normal ini. Karena tidak hanya sampai akhir tahun, banyak pihak bilang sampai 2 tahun. Menahan diri untuk beli baju, foya-foya membuat acara pesta ulang tahun, tetapi uangnya untuk membantu sesama,” kata Pinky.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!