Isu Kudeta, 4.200 Artikel Publikasi AHY dan Demokrat Selama Sepekan

Senin, 08 Februari 2021 - 04:13 WIB
Karena itu, Tomi menjelaskan, Balitbang Demokrat berusaha memetakan narasi atas pengambilalihan paksa ini dengan menggunakan Social Network Analysis. Di sini, ada dua pertanyaan yakni, bagaimana pola, narasi dan aktor yang terlibat dalam percakapan dalam upaya ambil alih paksa Partai Demokrat dan bagaimana dampak isu pengambilalihan pada AHY.

Sehingga, kata Tomi, sejak 31 Januari atau H-1 konferensi pers AHY sampai dengan 6 Februari, pihaknya mencari keyword AHY dan Partai Demokrat. Ada 400 media online baik itu media mainstream dan media yang terverifikasi Dewan Pers dan juga percakapan di Twitter.

“Kita menggunakan sejumlah parameter yakni, volume, pola percakapan dan pemberitaan, narasi, aktor yang terlibat dan komparasi dari tokoh politik maupun parpol lain,” papar Tomi.

Tomi memaparkan pada 31 Januari pemberitaan relatif kecil, kemudian pada 1 Februari meningkat dan memuncak pada 2 Februari. Pada 2 Februari itu muncul respons dari kubu kontra Demokrat, kemudian pelan-pelan turun kembali, lalu naik sedikit ketika salah satu koran nasional memberitakan bahwa Presiden Jokowi menegur Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko atas ulahnya. Sehingga, sepanjang minggu ini ada dinamika yang luar biasa. Baca juga: Heboh Kudeta Partai Demokrat, Ini Jejak Moeldoko di Dunia Politik

“Dalam minggu ini, Ketum AHY dan Partai Demokrat menjadi bintang ketimbang ketum maupun parpol-parpol yang lain. Ada 4.200-an lebih artikel atau rata-rata setiap hari ada 615 artikel tentang Ketum AHY atau Partai Demokrat. 615 artikel setiap hari itu, hampir 30 artikel per jam,” tutup Tomi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!