Hasil Survei New Indonesia, Elektabilitas Ganjar Pranowo Makin Berkibar
Minggu, 07 Februari 2021 - 17:47 WIB
Tokoh-tokoh lainnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 4,5%, kemudian 4,2% terakhir 4,7%. Sedangkan, Menteri Sosial Tri Rismaharini dari 1,6% turun menjadi 1,4% dan kini 3,3%, dan Ketua Umum Demokrat AHY 2,7% kemudian 2,3% dan 2,5%. Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tinggi Malah Bikin Pusing PDIP
Lalu ada Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha dari 1,8% kemudian 2,1%, Menteri BUMN Erick Thohir 1,3% kemudian 1,1% terakhir 1,5%, dan Menko Polhukam Mahfud MD dari 1,1% kemudian 1,0% dan terakhir 1,3%. Kemudian Ketua DPR Puan Maharani dari 0,8% kemudian 0,9% dan 1,1%, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dari 0,5 persen kemudian 0,7% dan 1,0%. Kepala KSP Moeldoko dari 0,2% kemudian 0,4% kini 1,0%.
“Elektabilitas capres dan parpol tampak tidak linear, di mana PDIP yang anjlok tetapi tokohnya Ganjar justru melesat, sedangkan Gerindra stagnan dan tokoh-tokohnya makin kehilangan dukungan publik. Demikian pula dengan Demokrat yang melejit, tetapi tidak dibarengi dengan kenaikan elektabilitas AHY, sebaliknya figur Moeldoko yang disebut-sebut sebagai ancaman di internal Demokrat kini mulai muncul di atas 1%,” lanjut Andreas.
Tokoh-tokoh lainnya masih berada di bawah 1% tingkat elektabilitasnya. Selain itu masih ada responden yang menyatakan tidak tahu/tidak menjawab, yaitu sebesar 17,8%. Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 20-31 Januari 2021, dengan sambungan telepon kepada 1.200 orang responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error ±2,89%, tingkat kepercayaan 95%.
Lalu ada Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha dari 1,8% kemudian 2,1%, Menteri BUMN Erick Thohir 1,3% kemudian 1,1% terakhir 1,5%, dan Menko Polhukam Mahfud MD dari 1,1% kemudian 1,0% dan terakhir 1,3%. Kemudian Ketua DPR Puan Maharani dari 0,8% kemudian 0,9% dan 1,1%, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dari 0,5 persen kemudian 0,7% dan 1,0%. Kepala KSP Moeldoko dari 0,2% kemudian 0,4% kini 1,0%.
“Elektabilitas capres dan parpol tampak tidak linear, di mana PDIP yang anjlok tetapi tokohnya Ganjar justru melesat, sedangkan Gerindra stagnan dan tokoh-tokohnya makin kehilangan dukungan publik. Demikian pula dengan Demokrat yang melejit, tetapi tidak dibarengi dengan kenaikan elektabilitas AHY, sebaliknya figur Moeldoko yang disebut-sebut sebagai ancaman di internal Demokrat kini mulai muncul di atas 1%,” lanjut Andreas.
Tokoh-tokoh lainnya masih berada di bawah 1% tingkat elektabilitasnya. Selain itu masih ada responden yang menyatakan tidak tahu/tidak menjawab, yaitu sebesar 17,8%. Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 20-31 Januari 2021, dengan sambungan telepon kepada 1.200 orang responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error ±2,89%, tingkat kepercayaan 95%.
(cip)
Lihat Juga :