LPSK Siap Lindungi Pelaku Dugaan Korupsi Asabri yang Ingin Jadi JC
Kamis, 04 Februari 2021 - 11:59 WIB
Kemudian, mantan Kepala Divisi Investasi Asabri 2012-2017 Ilham W Siregar, Direktur PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Dirut Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro, dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendorong Kejagung merekomendasikan pelaku yang bersedia untuk menjadi saksi pelaku atau justice collaborator (JC) pada kasus ini.
(Baca juga: Kejagung Periksa Dirut Trimegah Aset Manajemen Terkait Korupsi Asabri)
Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution mengatakan pihaknya akan melindungi saksi terkait perkara tindak pidana korupsi yang nilai kerugiannya ditaksir mencapai Rp23,73 triliun itu. “LPSK mendorong pihak Kejagung merekomendasikan sejumlah saksi yang memiliki keterangan penting untuk mengajukan permohonan kepada LPSK,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima SINDONews, Kamis (4/2/2021).
Dia berharap muncul JC dari kasus yang sedang mendapatkan sorotan masyarakat luas ini. LPSK akan berkoordinasi dengan pihak Kejagung mengenai perlindungan terhadap sejumlah saksi sambil memantau perkembangan kasus dugaan korupsi di PT Asabri.
“LPSK memiliki concern yang cukup besar dalam kasus ini mengingat nilai korupsi yang sangat fantastis. LPSK berharap skandal ini bisa terkuak seluruhnya,” tegas Maneger.
(Baca juga: Kejagung Periksa Dirut Trimegah Aset Manajemen Terkait Korupsi Asabri)
Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution mengatakan pihaknya akan melindungi saksi terkait perkara tindak pidana korupsi yang nilai kerugiannya ditaksir mencapai Rp23,73 triliun itu. “LPSK mendorong pihak Kejagung merekomendasikan sejumlah saksi yang memiliki keterangan penting untuk mengajukan permohonan kepada LPSK,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima SINDONews, Kamis (4/2/2021).
Dia berharap muncul JC dari kasus yang sedang mendapatkan sorotan masyarakat luas ini. LPSK akan berkoordinasi dengan pihak Kejagung mengenai perlindungan terhadap sejumlah saksi sambil memantau perkembangan kasus dugaan korupsi di PT Asabri.
“LPSK memiliki concern yang cukup besar dalam kasus ini mengingat nilai korupsi yang sangat fantastis. LPSK berharap skandal ini bisa terkuak seluruhnya,” tegas Maneger.
Lihat Juga :