From Survivor to Savior, Donor Plasma dari Pertamina untuk Indonesia
Sabtu, 30 Januari 2021 - 14:24 WIB
Pada kesempatan yang sama, Pertamina juga menyerahkan bantuan fasilitas kepada Palang Merah Indonesia (PMI) berupa 2 (dua) unit alat apheresis yang dipergunakan untuk kegiatan donor Plasma Konvalesen .
Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Effendi menyampaikan terima kasih kepada manajemen dan pekerja Pertamina yang telah melaksanakan donor dan memberikan bantuan alat untuk pengambilan plasma konvalesen.
“Pertamina dengan PMI, khususnya PMI DKI Jakarta, telah menjalin kerja sama yang cukup erat. Di masa pandemi tetap rutin melaksanakan program donor darah dan saat ini dilengkapi dengan donor Plasma Konvalesen. Kami berharap bahwa kerja sama ini terus berlanjut ke depan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Selain donor Plasma Konvalesen, Pertamina juga terdepan dalam mempersiapkan fasilitas kesehatan, melalui alih fungsi beberapa aset menjadi safe house dan rumah sakit darurat khusus covid 19 dengan kapasitas hampir 500 bed.
"Pertamina juga memberikan dukungan dengan beragam bantuan untuk tenaga medis dan masyarakat dengan kontribusi lebih dari Rp 1 triliun,” tutup Agus.
Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Effendi menyampaikan terima kasih kepada manajemen dan pekerja Pertamina yang telah melaksanakan donor dan memberikan bantuan alat untuk pengambilan plasma konvalesen.
“Pertamina dengan PMI, khususnya PMI DKI Jakarta, telah menjalin kerja sama yang cukup erat. Di masa pandemi tetap rutin melaksanakan program donor darah dan saat ini dilengkapi dengan donor Plasma Konvalesen. Kami berharap bahwa kerja sama ini terus berlanjut ke depan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Selain donor Plasma Konvalesen, Pertamina juga terdepan dalam mempersiapkan fasilitas kesehatan, melalui alih fungsi beberapa aset menjadi safe house dan rumah sakit darurat khusus covid 19 dengan kapasitas hampir 500 bed.
"Pertamina juga memberikan dukungan dengan beragam bantuan untuk tenaga medis dan masyarakat dengan kontribusi lebih dari Rp 1 triliun,” tutup Agus.
(ars)
Lihat Juga :