Pemerintah Harus Pikirkan Nasib Pekerja Pengguna KRL
Jum'at, 17 April 2020 - 12:42 WIB
Legislator asal Kalimantan Timur ini melanjutkan, tidak ada kewajiban jaminan biaya hidup dalam PSBB. Dan, ini membuat penerapan PSBB menjadi lemah untuk membuat kebijakan penutupan alur transportasi. Di sisi lain, masyarakat juga butuh biaya untuk hidup dan makan.
"Tetapi sudah seharusnya jika disetop maka pemda atau pemerintah pusat harus mencarikan jalan keluar bagi pengguna KRL dan pengusaha KRL," ujarnya.
Menurut Irwan, upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona lewat penerapan PSBB akan sia-sia jika KRL masih beroperasi karena orang masih bisa bebas keluar dan dilanggarnya jarak minimal antar-manusia. "Ya pasti sia-sia. Kalau KRL masih beroperasi maka apa pun kebijakannya itu namanya saja pembatasan sosial berskala besar karena dampak yanh dihasilkannya untuk memutus atau mengurangi Covid-19 sangat kecil," pungkasnya.
"Tetapi sudah seharusnya jika disetop maka pemda atau pemerintah pusat harus mencarikan jalan keluar bagi pengguna KRL dan pengusaha KRL," ujarnya.
Menurut Irwan, upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona lewat penerapan PSBB akan sia-sia jika KRL masih beroperasi karena orang masih bisa bebas keluar dan dilanggarnya jarak minimal antar-manusia. "Ya pasti sia-sia. Kalau KRL masih beroperasi maka apa pun kebijakannya itu namanya saja pembatasan sosial berskala besar karena dampak yanh dihasilkannya untuk memutus atau mengurangi Covid-19 sangat kecil," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :