Tokoh Agama Diingatkan Terus Bangun Nasionalisme dan Keagamaan
Jum'at, 15 Januari 2021 - 02:30 WIB
Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU), Anggia Ermarini. Foto/Istimewa
JAKARTA - Tahun 2020 telah dilalui bangsa ini dengan berbagai rintangan dan problematika kebangsaan yang kompleks. Salah satunya terkait politik identitas di ruang publik.
Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan peran serta para tokoh agama dan ulama untuk membantu mempertahankan serta membangun nasionalisme kegamaan di tengah-tengah masyarakat.
Terkait hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) , Anggia Ermarini mengatakan, Fatayat NU sudah melakukan langkah itu mulai dari ceramah atau dakwah dan hal yang kecil dengan mengenalkan tentang kebangsaan, bendera Merah Putih termasuk mengenalkan para pahlawan bangsa. Yang itu semua diperkenalkan di forum-forum keagamaan NU.
”Saya selalu mengatakan, ketika kita mengadakan rutinan di seluruh daerah di Indonesia, para daiyah-daiyah ini tidak hanya berbicara tentang menyempurnakan salat saja. Tetapi juga bagaimana menyempurnakan ibadah-ibadah ritual. Namun kita juga harus selalu mencintai negara,” ujar Anggia Ermarini di Jakarta, Rabu (13/01/2021).Baca juga: PBNU Sebut Ekonomi Masih Timpang, Ini Tiga Penyebabnya
Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan peran serta para tokoh agama dan ulama untuk membantu mempertahankan serta membangun nasionalisme kegamaan di tengah-tengah masyarakat.
Terkait hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) , Anggia Ermarini mengatakan, Fatayat NU sudah melakukan langkah itu mulai dari ceramah atau dakwah dan hal yang kecil dengan mengenalkan tentang kebangsaan, bendera Merah Putih termasuk mengenalkan para pahlawan bangsa. Yang itu semua diperkenalkan di forum-forum keagamaan NU.
”Saya selalu mengatakan, ketika kita mengadakan rutinan di seluruh daerah di Indonesia, para daiyah-daiyah ini tidak hanya berbicara tentang menyempurnakan salat saja. Tetapi juga bagaimana menyempurnakan ibadah-ibadah ritual. Namun kita juga harus selalu mencintai negara,” ujar Anggia Ermarini di Jakarta, Rabu (13/01/2021).Baca juga: PBNU Sebut Ekonomi Masih Timpang, Ini Tiga Penyebabnya
Lihat Juga :