Reformasi Internal dan Penegakan Hukum Masih Jadi PR Utama Kapolri ke Depan

Senin, 11 Januari 2021 - 18:24 WIB
“Polri juga harus tetap fokus pada penegakkan hukum terhadap kejahatan, baik nasional maupun internasional seperti jaringan narkoba dan jaringan teroris, serta kejahatan siber,” jelas Ujang.

“Jujur saja, selain tantangan di atas, masyarakat masih melihat ada anggota kepolisian yang melakukan kekerasan berlebihan, arogan, dan melanggar HAM,” tambahnya.

(Baca Juga: Kelebihan Ini Bikin Komjen Sigit Paling Kuat Jadi Kapolri)

Saat ditanya, siapa sosok yang akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Kapolri baru, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini hanya memberikan kode dan menyebut orang terdekat Jokowi lah yang akan dilantik menjadi orang nomer satu di tubuh Polri itu. “Sepertinya orang sekampung Pak Jokowi,” ungkap Ujang.

Sebagaimana diketahui, diantara nama kuat yang menjadi calon kuat Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang berasal dari Solo adalah Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. “Namun kembali lagi. keputusan akhirnya ada di tangan Jokowi. itu hak prerogatif beliau,” tutupnya.
(ymn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!