Mega Kritik Korupsi Benur tapi Tak Singgung Korupsi Bansos, Pengamat: Malah Mengingatkan Publik

Senin, 11 Januari 2021 - 20:01 WIB
Menanggapi pidato Mega tersebut, pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio, menilai wajar. Jika Megawati menyinggung korupsi bansos sama saja menabur garam di atas luka sendiri, karena itu berkaitan dengan kader partainya. (Baca Juga Bos UFC Paksa Khabib Nurmagomedov Comeback Bertarung di Octagon )

"Ya ngapain dia menaburkan garam di luka sendiri, kan pasti enggak mungkin juga," kata pria yang akrab disapa Hensat itu kepada MNC Portal, Minggu (10/1/2021). (Baca juga: Juliari Bantah Keterlibatan Gibran dalam Kasus Korupsi Dana Bansos Covid-19)

Tapi, Direktur Eksekutif KedaiKOPI ini menilai komunikasi politik Mega yang demikian itu justru malah mengingatkan publik mengenai korupsi bansos. Sebab dua peristiwa korupsi itu berdekatan waktunya.

"Komunikasi politik Mega yang tidak menyinggung bansos sama sekali itu malah mengingatkan orang tentang bansos," ungkap Hensat. (Baca juga: Megawati Minta Struktur Partai Tiru Semangat Pejuang Kapaltaru)

Menurut Hensat, Mega semestinya mengingatkan kader-kadernya soal korupsi bansos itu. Sebagai pengingat bahwa kader-kader PDIP jangan bermain dengan korupsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!