Jalan Syahid Tahun 2021 di Negeri Pancasila?

Senin, 04 Januari 2021 - 20:21 WIB
Sementara itu, sekelompok selebriti penuh semangat menebar kedermawanan, seperti yang dilakukan Baim Wong. Di saat yang sama beberapa selebriti dengan ghirah dakwah simbolis hitam putih seperti dilakukan Felix Siauw bersama gejala hijrah memperkaya aksesori simbolis jilbab, tanpa wewangian dan serba tertutup. Gaya hidup yang populer hijrah di berbagai kampus yang menandai intoleran embiro radikalisme.

Tahun 2021, dua gaya ber-Islam yang satu humanis dan filanropis, yang lain simbolis post-truth akan memawarnai dinamika sosial gerakan Islam di tengah kriris ekonomi dan sosial dampak Covid-19. Sementara gerakan Islam arus utama seperti Muhammadiyah dan NU sebagai institusi cenderung lambat merespon. Beberapa pengikutnya bahkan sering menggunakan strategi triple member. Dalam momen tampil keras seperti Kiai Miftah Fauzi, di saat lain oposisional dan anti kemapanan.

Dari sini perlunya kembali pada syariah profetik, yang dibawa Nabi Muhammad SAW, dua abad sebelum lahir ilmu-ilmu ke-Islam yang rigit tafsur ulama sejak abad ke-9. Hanya dengan pendekatan syariah profetik, negeri muslim terbesar di dunia ini bisa memberi kontribusi pemulihan krisis sosial-ekonomi akibat wabah Covid-19 sebagai jalan syahid di negeri Pancasila. Bersediakah kita mulai?

Kotagede 3 Januari 2021
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!