Partisipasi 76%, DPR Sebut Pelaksanaan Pilkada Berhasil
Selasa, 29 Desember 2020 - 13:01 WIB
Menurut Saidiman, partisipasi yang tinggi dalam pilkada ini konsisten dengan hasil survei sebelumnya yang menunjukkan bahwa publik tetap ingin punya kepala daerah yang mereka pilih secara langsung meski ada covid-19.
Terungkap pula bahwa tingkat partisiapsi warga desa lebih tinggi daripada warga kota. Di desa, 80% warga mengikuti pilkada, sementara hanya 71% warga perkotaan yang melakukannya.
Bila dilihat tingkat pendidikan, kalangan yang paling rendah tingkat partisipasinya adalah lulusan perguruan tinggi. Hanya sekitar 54% warga berpendidikan tinggi ikut memilih, sementara 88% warga berpendidikan SMP dan 85% warga berpendidikan SMA ikut memilih.
Perbedaan antara kelompok umur tidak terlalu mencolok. Tingkat partisipasi paling rendah ditemukan di kalangan mereka yang berusia di bawah 25 tahun (70%), dan yang tertinggi adalah kelompok usia 41-55 tahun (79%).
Faktor yang mempengaruhi secara signifikan adalah kekhawatiran tertular covid 19. Partisipasi dalam pilkada di kalangan yang mengaku sangat khawatir tertular virus korono hanyalah 66%, sementara partisipasi di kalangan yang kurang/tidak khawatir mencapai 87%.
Terungkap pula bahwa tingkat partisiapsi warga desa lebih tinggi daripada warga kota. Di desa, 80% warga mengikuti pilkada, sementara hanya 71% warga perkotaan yang melakukannya.
Bila dilihat tingkat pendidikan, kalangan yang paling rendah tingkat partisipasinya adalah lulusan perguruan tinggi. Hanya sekitar 54% warga berpendidikan tinggi ikut memilih, sementara 88% warga berpendidikan SMP dan 85% warga berpendidikan SMA ikut memilih.
Perbedaan antara kelompok umur tidak terlalu mencolok. Tingkat partisipasi paling rendah ditemukan di kalangan mereka yang berusia di bawah 25 tahun (70%), dan yang tertinggi adalah kelompok usia 41-55 tahun (79%).
Faktor yang mempengaruhi secara signifikan adalah kekhawatiran tertular covid 19. Partisipasi dalam pilkada di kalangan yang mengaku sangat khawatir tertular virus korono hanyalah 66%, sementara partisipasi di kalangan yang kurang/tidak khawatir mencapai 87%.
(maf)
Lihat Juga :