Kondisi 2021 Diyakini Bakal Lebih Baik, Ini Syaratnya
Senin, 28 Desember 2020 - 21:49 WIB
(Baca: Indonesia Tutup Akses WNA di 2021, DPR: Jangan Sampai Kecolongan)
Menurut Hasan, rasa optimisme dalam memasuki 2021 memerlukan beberapa catatan dan prasyarat khusus. Pertama, distribusi vaksin yang merata dan cepat. "Publik sedang menunggu dengan harap-harap cemas kapan vaksin akan diberikan kepada penduduk Indonesia," urainya.
Kedua, agresivitas kebijakan ekonomi dengan berbagai instrumen yang tepat dan terukur. Ketiga, kepemimpinan pemerintah yang efektif. "Reshuffle (perombakan) beberapa pos kementerian di awal Desember 2020, menunjukkan pemerintah sedang berupaya kesana, dan respons publik atas reshuffle kabinet tersebut sangat baik," pungkasnya.
Menurut Hasan, rasa optimisme dalam memasuki 2021 memerlukan beberapa catatan dan prasyarat khusus. Pertama, distribusi vaksin yang merata dan cepat. "Publik sedang menunggu dengan harap-harap cemas kapan vaksin akan diberikan kepada penduduk Indonesia," urainya.
Kedua, agresivitas kebijakan ekonomi dengan berbagai instrumen yang tepat dan terukur. Ketiga, kepemimpinan pemerintah yang efektif. "Reshuffle (perombakan) beberapa pos kementerian di awal Desember 2020, menunjukkan pemerintah sedang berupaya kesana, dan respons publik atas reshuffle kabinet tersebut sangat baik," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :