Lagu Indonesia Raya Dipelesetkan, Pemuda Muhammadiyah: Tidak Bermoral!
Senin, 28 Desember 2020 - 13:18 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menyebut pembuat parodi tersebut sebagai seorang yang tidak bermoral.
"Sebagai tetanggga dan bangsa serumpun, sungguh tidak bermoral apabila anda membuat parodi yang menghina lagu kebangsaan kami Bangsa Indonesia, apalagi dalam konten video tersebut mengandung unsur penghinaan dan merendahkan Bangsa Indonesia" ujar Sunanto kepada SINDOnews, Senin (28/12/2020).(Baca juga: Pemerintah Malaysia Kecam Parodi Pelecehan Lagu Indonesia Raya dan Jokowi )
Pria yang biasa disapa Cak Nanto ini berharap kasus tersebut diusut Kementerian Luar Negeri bersama Polri. Cara itu perlu dilakukan agar pelaku bisa ditangkap dan kasus-kasus seperti ini tidak muncul di kemudian hari.
"Seyogyanya dalam rangka memperkuat silaturahmi antarbangsa, konten-konten yang dihadirkan harusnya bermuatan positif yang memiliki semangat mempererat hubungan antarbangsa," tuturnya.(Baca juga: Parodi Pelecehan Simbol Negara: Aneh Orang Malaysia Hapal Betul Indonesia Raya )
Di sisi lain, otoritas pemerintahan Malaysia juga harus memberikan klarifikasi yang jelas kepada Indonesia agar dugaan pelecehan terhadap simbol negara ini tidak membuat marah rakyat Indonesia.
(Baca juga : Menteri Kelautan dan Perikanan Pelototi Laut yang Rawan Maling Ikan )
"Sebagai tetanggga dan bangsa serumpun, sungguh tidak bermoral apabila anda membuat parodi yang menghina lagu kebangsaan kami Bangsa Indonesia, apalagi dalam konten video tersebut mengandung unsur penghinaan dan merendahkan Bangsa Indonesia" ujar Sunanto kepada SINDOnews, Senin (28/12/2020).(Baca juga: Pemerintah Malaysia Kecam Parodi Pelecehan Lagu Indonesia Raya dan Jokowi )
Pria yang biasa disapa Cak Nanto ini berharap kasus tersebut diusut Kementerian Luar Negeri bersama Polri. Cara itu perlu dilakukan agar pelaku bisa ditangkap dan kasus-kasus seperti ini tidak muncul di kemudian hari.
"Seyogyanya dalam rangka memperkuat silaturahmi antarbangsa, konten-konten yang dihadirkan harusnya bermuatan positif yang memiliki semangat mempererat hubungan antarbangsa," tuturnya.(Baca juga: Parodi Pelecehan Simbol Negara: Aneh Orang Malaysia Hapal Betul Indonesia Raya )
Di sisi lain, otoritas pemerintahan Malaysia juga harus memberikan klarifikasi yang jelas kepada Indonesia agar dugaan pelecehan terhadap simbol negara ini tidak membuat marah rakyat Indonesia.
(Baca juga : Menteri Kelautan dan Perikanan Pelototi Laut yang Rawan Maling Ikan )
Lihat Juga :