Profil Sakti Wahyu Trenggono, Mantan Bendahara TKN Jokowi-Ma'ruf yang Jabat Menteri KKP
Selasa, 22 Desember 2020 - 16:37 WIB
Sebelum diangkat menjadi Wamenhan, kala itu, namanya bahkan disebut-sebut sebagai calon kuat Menteri BUMN. Maklum, selama ini sosok ini dikenal cukup dekat dengan Presiden Jokowi. Selain itu, posisinya di TKN Jokowi-Ma'ruf kala itu juga cukup strategis sebagai bandahara.
Dikutip dari Wikipedia, sosok kelahiran Semarang, 3 November 1962 itu selain sebagai politisi, juga sebagai pengusaha papan atas nasional. Ia sempat menjadi bendahara Partai Amanat Nasional dari 2009 sampai sekitar tahun 2013 saat ketua umum partai kala itu dijabat Hatta Rajasa.
Kedekatannya dengan Jokowi juga sudah terjalin cukup lama. Bahkan, Sakti Wahyu Trenggono menjadi bendahara tim pemenangan Jokowi sejak mantan gubernur DKI Jakarta itu masih berkiprah di Solo sebelum akhirnya maju ke Jakarta dan tingkat nasional sebagai presiden.
Pria lulusan S-1 Teknik Industri Institut Teknologi Bandung dan S-2 Magister Management juga di kampus yang sama ini memulai karier di Federal Motor sebagai programmer pada 1986–1992. Dia juga menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan INKUD, dan juga sebagai komisaris di PT. Tower Bersama Tbk dari tahun 2009.
Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Komisaris di PT. Merdeka Copper Gold Tbk dari tahun 2018. Tak hanya di menara, namanya juga masuk dalam daftar salah satu pengusaha lokal yang pertama bermain cloud melalui Indonesian Cloud. Pria ini juga salah satu inisiator berdirinya Asosiasi Penyedia Menara Telekomunikasi Indonesia (ASPMITEL).
Dikutip dari Wikipedia, sosok kelahiran Semarang, 3 November 1962 itu selain sebagai politisi, juga sebagai pengusaha papan atas nasional. Ia sempat menjadi bendahara Partai Amanat Nasional dari 2009 sampai sekitar tahun 2013 saat ketua umum partai kala itu dijabat Hatta Rajasa.
Kedekatannya dengan Jokowi juga sudah terjalin cukup lama. Bahkan, Sakti Wahyu Trenggono menjadi bendahara tim pemenangan Jokowi sejak mantan gubernur DKI Jakarta itu masih berkiprah di Solo sebelum akhirnya maju ke Jakarta dan tingkat nasional sebagai presiden.
Pria lulusan S-1 Teknik Industri Institut Teknologi Bandung dan S-2 Magister Management juga di kampus yang sama ini memulai karier di Federal Motor sebagai programmer pada 1986–1992. Dia juga menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan INKUD, dan juga sebagai komisaris di PT. Tower Bersama Tbk dari tahun 2009.
Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Komisaris di PT. Merdeka Copper Gold Tbk dari tahun 2018. Tak hanya di menara, namanya juga masuk dalam daftar salah satu pengusaha lokal yang pertama bermain cloud melalui Indonesian Cloud. Pria ini juga salah satu inisiator berdirinya Asosiasi Penyedia Menara Telekomunikasi Indonesia (ASPMITEL).
Lihat Juga :