Jika Formasi Ditetapkan Maret, Daftar CPNS-PPPK Bisa Dimulai April-Mei
Minggu, 13 Desember 2020 - 20:27 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) Tjahjo Kumolo memastikan akan membuka seleksi calon aparatur sipil negara (ASN) tahun depan.
Adapun seleksi yang dibuka untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Dia mengungkapkan, pemerintah telah menerima berbagai usulan formasi kebutuhan CPNS dan PPPK yang totalnya mencapai 551.342 formasi.
“Total usulan yang masuk untuk instansi pusat sejumlah 113.172 dan pemerintah daerah 438.170,” katanya, Minggu (13/12/2020).(Baca juga: Muba Gelar Peresmian CPNS Formasi 2019 Pertama di Indonesia )
Khusus untuk formasi guru, Tjahjo mengatakan akan dibuka sebanyak 1 juta pada tahun depan. Pihaknya masih menunggu usulan kebutuhan PPPK formasi guru dari daerah hingga 31 Desember mendatang.
“Sampai dengan akhir Agustus 2021 baru 174.077 formasi Guru PPPK yang telah diusulkan oleh pemerintah daerah, yakni dari 32 provinsi, 370 kabupaten, dan 89 kota,” tuturnya.(Baca juga: Seleksi CPNS 2021, Pemprov Usul Formasi Khusus Atlet Berprestasi )
Adapun seleksi yang dibuka untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Dia mengungkapkan, pemerintah telah menerima berbagai usulan formasi kebutuhan CPNS dan PPPK yang totalnya mencapai 551.342 formasi.
“Total usulan yang masuk untuk instansi pusat sejumlah 113.172 dan pemerintah daerah 438.170,” katanya, Minggu (13/12/2020).(Baca juga: Muba Gelar Peresmian CPNS Formasi 2019 Pertama di Indonesia )
Khusus untuk formasi guru, Tjahjo mengatakan akan dibuka sebanyak 1 juta pada tahun depan. Pihaknya masih menunggu usulan kebutuhan PPPK formasi guru dari daerah hingga 31 Desember mendatang.
“Sampai dengan akhir Agustus 2021 baru 174.077 formasi Guru PPPK yang telah diusulkan oleh pemerintah daerah, yakni dari 32 provinsi, 370 kabupaten, dan 89 kota,” tuturnya.(Baca juga: Seleksi CPNS 2021, Pemprov Usul Formasi Khusus Atlet Berprestasi )
Lihat Juga :