H-1 Pilkada 2020, Wakil Ketua MPR: Politik Uang Hasilkan Pemimpin Cacat Etika

Selasa, 08 Desember 2020 - 10:38 WIB
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengingtkan bahwa politik uang menghsilkan pemimpin yang cacat etika. Foto: SINDOnews/Abdul Rochim
JAKARTA - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tinggal sehari lagi. Pada Rabu besok (9/12/2020), pilkada serentak di 270 kabupaten/kota dan provinsi ini sampai pada pemungutan suara.

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan, sehari menjelang pencoblosan, masing-masing pasangan calon (paslon) dan tim sukses (timses) harus banyak berdoa agar semuanya berjalan damai, lancar, dan terhidar dari Covid-19.



"Juga kepada para penyelenggara pemilu agar memastikan semua alat coblosan, panitianya siap untuk melaksanakan karena waktunya tinggal satu hari. Waspadai juga berita-berita hoaks yang provokatif yang bisa memicu masalah di pilkada," ujar Gus Jazil- sapaan akrab Jazilul Fawaid, Selasa (8/12/2020).

(Baca: Pandemi COVID-19, Money Politics Diprediksi Berjaya di Pilkada)

Dikatakan Gus Jazil, H-1 menjelang pencoblosan, kerap kali terjadi praktik-praktik kecurangan berupa politik uang (money politics). Pihaknya berpesan agar masyarakat, timses dan para paslon untuk tidak menggunakan cara-cara kotor dalam proses pemilihan pemimpin.

"Ini sudah diindikasikan beberapa menggunakan money politics, kami berharap semuanya, kepada penyelenggara, yang melakukan money politics agar tidak diberikan toleransi karena itu merusak demokrasi. Saya harap semuanya memilih dengan hati nuraninya sebab kalau dengan pola transaksi money politics akan menghasilkan pemimpin, meskipun secara prosedur terpilih, tapi akan cacat secara etika," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!