Baret Lavani, AHY dan Semangat Pantang Menyerah

Senin, 07 Desember 2020 - 13:27 WIB
Baret diberikan dengan bintang yang berbeda-beda sebagai penanda kompetensi bermain bola voli. Pemain baru menerima baret tanpa bintang, sedangkan pemain andalan memakai baret berbintang tiga. Dalam pembaretan pertama ini, seluruh pemain, pelatih dan offisial lainnya berjalan kaki menanjak sepanjang 4 km dari Pantai Teleng Ria untuk sampai ke Puncak Sentono Gentong. Butuh waktu 1,5 jam bagi mereka untuk melintasi medan yang menantang ini.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) mengikuti upacara pembaretan ini. AHY dikenal sangat memperhatikan pengembangan sumber daya manusia, terutama anak-anak muda. Sejak tahun 2013, ia sering bicara tentang Indonesia 2045 dan pentingnya mengembangkan kapasitas generasi muda untuk mengawaki Indonesia menuju puncak kejayaannya itu.

“Mudah-mudahan semangat dan esprit de corps keluarga besar Lavani semakin tinggi. Pembaretan ini dimaksudkan untuk menempa mereka supaya tetap sabar dan teguh dalam mencapai tujuan," kata AHY.

Dengan latar belakang Teluk Pacitan yang membentang indah di bawah Sentono Gentong, AHY melanjutkan, “Filosofinya adalah, bahwa untuk ada di posisi puncak itu tidak mudah. Semuanya membutuhkan persiapan, kerja keras, semangat pantang menyerah dan mental yang kuat. Insya Allah kita akan sampai di tujuan.” (Baca juga:AHY Dinilai Lebih Gesit Bermanuver Politik Dibandingkan Puan Maharani)

Sentono Gentong merupakan satu dari sejumlah wisata alam yang sedang dikembangkan Pemda Kabupaten Pacitan dengan melibatkan masyarakat setempat (participatory tourism). Dikenal juga sebagai Kota Seribu Gua, Pacitan memiliki kontur alam yang unik dalam bentuk gua, pantai, bebukitan maupun wisata sejarah.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!