Kasus Edhy dan Juliari Pengaruhi Elektabilitas Cakada Gerindra dan PDIP
Minggu, 06 Desember 2020 - 20:48 WIB
Hampir dua pekan belakangan, KPK telah berhasil menangkap dua anggota Kabinet Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dalam kasus yang berbeda. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Hampir dua pekan belakangan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berhasil menangkap dua anggota Kabinet Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dalam kasus yang berbeda.
Mereka adalah Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang berasal dari Partai Gerindra dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ).
(Baca juga: Jokowi Tunjuk Menko PMK Jadi Plt Mensos)
Edhy Prabowo menjadi salah satu dari tujuh tersangka kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster. Sedangkan Juliari Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait bantuan sosial (Bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020.
(Baca juga: DPR Ingatkan Kesuksesan Pilkada Bergantung Penerapan Protokol Corona)
Lalu, apakah kasus Edhy Prabowo dan Juliari Batubara itu mempengaruhi elektabilitas para calon kepala daerah (Cakada) dari Partai Gerindra dan PDIP di Pilkada serentak 2020?
Mereka adalah Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang berasal dari Partai Gerindra dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ).
(Baca juga: Jokowi Tunjuk Menko PMK Jadi Plt Mensos)
Edhy Prabowo menjadi salah satu dari tujuh tersangka kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster. Sedangkan Juliari Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait bantuan sosial (Bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020.
(Baca juga: DPR Ingatkan Kesuksesan Pilkada Bergantung Penerapan Protokol Corona)
Lalu, apakah kasus Edhy Prabowo dan Juliari Batubara itu mempengaruhi elektabilitas para calon kepala daerah (Cakada) dari Partai Gerindra dan PDIP di Pilkada serentak 2020?
Lihat Juga :