Masa Tenang Pilkada 2020, Hoaks dan Fitnah di Medsos Bisa Meningkat

Jum'at, 04 Desember 2020 - 10:31 WIB
(Baca: Sulit Netral, Sejarah ASN Didesain sebagai Mesin Politik Pemilu)

Lebih lanjut Titi melihat, Pilkada di masa pandemi Covid-19 saat ini, pelanggaran juga bisa meluas berupa terciptanya kerumunan yang merupakan pelanggaran protokol kesehatan dengan dalih konsolidasi tim paslon menjelang persiapan pencoblosan.

Oleh karena itu, antisipasi dan penguatan kualitas pengawasn oleh semua pihak jadi sangat diperlukan. Baik untuk memastikan pelanggaran jamak pilkada seperti politik uang, kampanye di luar jadwal, serta kampanye hitam (black campaign) tidak terjadi.

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

"Penting pula mencegah secara maksimal agar tidak terjadi pelanggaran protokol kesehatan karena kerumunan orang dengan dalih konsolidasi jelang pemungutan suara," tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!