Epidemiolog UI Nilai Indonesia Tidak Mau Belajar dari Keberhasilan Negara Lain

Selasa, 01 Desember 2020 - 13:57 WIB
“Kalau bicara sekarang, Satgas kesulitan berkomunikasi dengan pihak-pihak tertentu yang memiliki sistem sampai di lapangan. Itu sebetulnya disampaikan di media oleh Satgas sendiri. Kalau kita flashback ke belakang, ada rivalitas. Siapa yang mau tampil,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (1/11/2020).

Maka, tidak heran kasus positif COVID-19 terus meningkat. Dia memaparkan Vietnam, Thailand, Singapura, dan Kamboja yang telah berhasil menekan COVID-19 itu memberlakukan karantina sejak awal. Vietnam, menurutnya, ketika COVID-19 masuk langsung menutup wilayahnya secara total.

Strategi mereka, mulai dari kebijakan, ketegasan di lapangan, hingga promosi berjalan secara efektif. “Tidak menggunakan Teknik-teknik konservatif. Kaum milenial didekati. Ada lagu-lagu yang viral dan itu menyasar untuk perubahan perilaku. Ada kreasi di situ,” tutur Dosen Universitas Indonesia (UI) itu. (Baca juga:Analis AS: Kim Jong-un dan Keluarganya Disuntik Vaksin Covid-19 China)

Sementara itu, Indonesia belum juga bisa mengendalikan penularan COVID-19.”Saya melihat akan begini terus sepanjang tidak ada perubahan mendasar oleh pemerintah. Akhirnya, Presiden Jokowi cuma bisa mengeluh lagi dan lagi. Kecewa lagi dan lagi,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!