Fadli Zon: Sebaiknya Menteri KKP dari Profesional, Tak Harus Parpol
Minggu, 29 November 2020 - 09:06 WIB
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pasca penangkapan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), isu tentang siapa yang bakal menduduki posisi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) muncul di tengah publik.
Prediksi pun bermunculan. Ada yang memperkirakan posisi itu akan tetap diisi dari kader Gerindra, tidak sedikit masyarakat yang berharap jabatan tersebut kembali diberikan kepada menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti.
Lalu bagaimana politikus Gerindra Fadli Zon menyikapi polemik ini?
Fadli ternyata lebih senang jika jabatan Menteri KKP diberikan kepada kalangan profesional dan ahli di bidang tersebut.
Dia menyarankan Presiden Joko Widodo benar-benar mencari sosok terbaik untuk mengemban jabatan tersebut. Tidak harus dari kalangan partai.
"Sebaiknya Menteri KKP mendatang dijabat seorang profesional yang memang benar-benar ahli di bidangnya. Cari yang terbaik dan tidak harus dari partai politik," kata Fadli melalui akun Twitternya, @fadlizon, Minggu (29/11/2020).(Baca juga: Ketua KPK Minta Kasus Edhy Prabowo Tidak Diseret ke Ranah Politik )
Prediksi pun bermunculan. Ada yang memperkirakan posisi itu akan tetap diisi dari kader Gerindra, tidak sedikit masyarakat yang berharap jabatan tersebut kembali diberikan kepada menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti.
Lalu bagaimana politikus Gerindra Fadli Zon menyikapi polemik ini?
Fadli ternyata lebih senang jika jabatan Menteri KKP diberikan kepada kalangan profesional dan ahli di bidang tersebut.
Dia menyarankan Presiden Joko Widodo benar-benar mencari sosok terbaik untuk mengemban jabatan tersebut. Tidak harus dari kalangan partai.
"Sebaiknya Menteri KKP mendatang dijabat seorang profesional yang memang benar-benar ahli di bidangnya. Cari yang terbaik dan tidak harus dari partai politik," kata Fadli melalui akun Twitternya, @fadlizon, Minggu (29/11/2020).(Baca juga: Ketua KPK Minta Kasus Edhy Prabowo Tidak Diseret ke Ranah Politik )
Lihat Juga :