Mencari Sosok Ideal Menteri Kelautan dan Perikanan Pengganti Edhy Prabowo
Jum'at, 27 November 2020 - 08:51 WIB
Edhy Prabowo mengenakan baju tahanan dan tangan diborgol saat digiring petugas untuk dihadirkan dalam konferensi pers, di Gedung KPK Jakarta, Rabu (25/11/2020) malam. Foto/SINDO/Adam Erlangga
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum menunjuk sosok yang menduduki kursi Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo . Kursi itu diduduki sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan .
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) drh Slamet berpendapat bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo nantinya harus mempunyai idealisme untuk menyejahterakan nelayan dan petani ikan. Kemudian, kata dia, pengganti Edhy Prabowo itu juga harus tidak punya konflik kepentingan.
Kriteria selanjutnya, kata dia, Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo nantinya harus juga bisa bersinergi dengan Komisi IV DPR RI. Slamet tak masalah jika Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo nantinya dari kalangan partai lagi atau dari profesional.
(Baca juga: Kursi Menteri Kelautan dan Perikanan Jadi Incaran Partai-partai ).
"Bagi saya kedua-duanya enggak masalah. Orang politik yang profesional akan lebih baik," kata legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Barat IV meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi ini.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Bambang Purwanto mengatakan bahwa urusan menteri itu hak prerogatif presiden. "Tapi harapan saya tentu sosok yang memang menguasai dan mengerti potret tentang persoalan perikanan dan kelautan agar dapat menjalankan tugas dan menentukan langkah-langkah yang tepat," ujar Bambang Purwanto dihubungi SINDOnews secara terpisah.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) drh Slamet berpendapat bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo nantinya harus mempunyai idealisme untuk menyejahterakan nelayan dan petani ikan. Kemudian, kata dia, pengganti Edhy Prabowo itu juga harus tidak punya konflik kepentingan.
Kriteria selanjutnya, kata dia, Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo nantinya harus juga bisa bersinergi dengan Komisi IV DPR RI. Slamet tak masalah jika Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo nantinya dari kalangan partai lagi atau dari profesional.
(Baca juga: Kursi Menteri Kelautan dan Perikanan Jadi Incaran Partai-partai ).
"Bagi saya kedua-duanya enggak masalah. Orang politik yang profesional akan lebih baik," kata legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Barat IV meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi ini.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Bambang Purwanto mengatakan bahwa urusan menteri itu hak prerogatif presiden. "Tapi harapan saya tentu sosok yang memang menguasai dan mengerti potret tentang persoalan perikanan dan kelautan agar dapat menjalankan tugas dan menentukan langkah-langkah yang tepat," ujar Bambang Purwanto dihubungi SINDOnews secara terpisah.
Lihat Juga :