Dua Cara Mengukur Kekuatan Pengaruh Habib Rizieq di Dunia Politik

Senin, 23 November 2020 - 09:00 WIB
Kekalahan Ahok-Djarot Saeful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta 2017 dari Anies Baswedan-Sandiaga Uno diduga ikut dipengaruhi oleh isu politik identitas yang membesar seusai Aksi 212 tersebut. Lantas, apakah kepulangan HRS ke Tanah Air jadi pertanda bakal kembali muncul isu politik identitas di pilpres mendatang?

(Baca juga: Soal Habib Rizieq, JK Sebut Akibat Kekosongan Kepemimpinan ).

Menurut Muradi, politik identitas hanya berpotensi muncul jika Habib Rizieq sendiri yang maju menjadi capres atau calon wakil presiden (cawapres). "Kalau Rizieq sekadar jadi endorsement bagi kandidat lain, isu identitas di pilpres saya kira tidak akan kuat," ujarnya.

"Untuk lahirnya politik identitas, simbol harus benar-benar muncul. Pertanyannya, mampu nggak Habib Rizieq maju menjadi capres?" ujarnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!