Soal Habib Rizieq, Jimly: Selesaikan dengan Tenang, Jangan Seperti Mau Perang
Sabtu, 21 November 2020 - 05:27 WIB
Sejumlah anggota TNI menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Sejumlah anggota pasukan elite yang tergabung dalam Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI mendatangi Markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 19 November 2020, menimbulkan tanda tanya.
Apakah ada kegentingan sehingga sejumlah kendaraan taktis (Rantis) Koopssus TNI yang dikawal satu patroli motor melintas di Jalan Petamburan III. Rantis tersebut bahkan sempat menghentikan kendaraannya di depan gang Markas FPI sambil membunyikan sirene. (Baca juga: Pangdam Jaya: Kalau Perlu Bubarkan FPI, kok Mereka Seperti yang Ngatur)
Kejadian ini beriringan dengan beredarnya video viral sejumlah orang berbaju loreng hijau yang mencopot baliho besar bergambar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Belakangan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman mengakui dirinya yang memerintahkan anggotanya untuk mencopot baliho tersebut. (Baca juga: Pangdam Jaya Akui Dia yang Perintahkan Penurunan Baliho Raksasa Habib Rizieq Shihab)
Apakah ada kegentingan sehingga sejumlah kendaraan taktis (Rantis) Koopssus TNI yang dikawal satu patroli motor melintas di Jalan Petamburan III. Rantis tersebut bahkan sempat menghentikan kendaraannya di depan gang Markas FPI sambil membunyikan sirene. (Baca juga: Pangdam Jaya: Kalau Perlu Bubarkan FPI, kok Mereka Seperti yang Ngatur)
Kejadian ini beriringan dengan beredarnya video viral sejumlah orang berbaju loreng hijau yang mencopot baliho besar bergambar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Belakangan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman mengakui dirinya yang memerintahkan anggotanya untuk mencopot baliho tersebut. (Baca juga: Pangdam Jaya Akui Dia yang Perintahkan Penurunan Baliho Raksasa Habib Rizieq Shihab)
Lihat Juga :