Korpri Klaim ASN yang Tak Netral Jumlahnya Sedikit
Rabu, 18 November 2020 - 19:29 WIB
Ketua Umum Korpri, Zudan Arif Fakrullah mengatakan netralitas aparatur sipil negara (ASN) selalu menjadi isu yang berulang di setiap penyelenggaraan pilkada. Foto/Kemendagri
JAKARTA - Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia ( Korpri ), Zudan Arif Fakrullah mengatakan netralitas aparatur sipil negara (ASN) selalu menjadi isu yang berulang di setiap penyelenggaraan pilkada . Menurutnya hal ini harus dijadikan solusi agar tidak selalu menjadi gaduh.
“Isu yang terjadi terus setiap kali ada pemilihan kepala daerah. Baik bupati, wali kota dan gubernur. Nah oleh karena itu kita harus bisa merumuskan agar ini tidak terulang, tidak gaduh, tidak noise setiap ada pilkada,” ujarnya dalam Webminar Netralitas ASN di Pilkada, Rabu (18/11/2020). (Baca juga: KIPP Laporkan Pejabat Pemkot Surabaya ke Komisi ASN)
Zudan mengatakan bahwa sebenarnya ASN yang tidak netral jumlahnya tidak banyak. Menurutnya ASN yang netral dan profesional jumlahnya jauh lebih banyak.
“Jumlahnya kalau dari 4,2 juta ASN yang tidak netral itu tidak pernah banyak. Jumlahnya di bawah 1.000. Tetapi sangat noise. Dan seolah-olah ini menimbulkan image bahwa ASN itu banyak yang tidak netral."
“Isu yang terjadi terus setiap kali ada pemilihan kepala daerah. Baik bupati, wali kota dan gubernur. Nah oleh karena itu kita harus bisa merumuskan agar ini tidak terulang, tidak gaduh, tidak noise setiap ada pilkada,” ujarnya dalam Webminar Netralitas ASN di Pilkada, Rabu (18/11/2020). (Baca juga: KIPP Laporkan Pejabat Pemkot Surabaya ke Komisi ASN)
Zudan mengatakan bahwa sebenarnya ASN yang tidak netral jumlahnya tidak banyak. Menurutnya ASN yang netral dan profesional jumlahnya jauh lebih banyak.
“Jumlahnya kalau dari 4,2 juta ASN yang tidak netral itu tidak pernah banyak. Jumlahnya di bawah 1.000. Tetapi sangat noise. Dan seolah-olah ini menimbulkan image bahwa ASN itu banyak yang tidak netral."
Lihat Juga :