Regulasi Ketat Industri Rokok Picu Kekhawatiran

Minggu, 18 Mei 2025 - 23:36 WIB
loading...
Regulasi Ketat Industri...
Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia kembali menjadi sorotan seiring dengan menguatnya kampanye pengendalian konsumsi rokok. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia kembali menjadi sorotan seiring dengan menguatnya kampanye pengendalian konsumsi rokok oleh berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM). Kampanye tersebut umumnya menekankan dampak negatif rokok terhadap kesehatan masyarakat dan mendorong penerapan regulasi yang lebih ketat oleh pemerintah.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengakomodasi aspirasi tersebut dalam sejumlah kebijakan, termasuk Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024, serta penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) sebagai regulasi turunan.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI), Sudarto, menyampaikan pandangannya mengenai situasi ini. Menurutnya, regulasi yang terus diperketat berpotensi memberikan tekanan yang berlebihan kepada pelaku industri, terutama dalam konteks keberlangsungan ekonomi para pekerja dan petani yang terlibat di sektor ini.

Baca juga: Serikat Pekerja Dorong Deregulasi PP 28/2024 dan Moratorium Kenaikan CHT

"Bicara soal kedaulatan, isu kesehatan ini datang dari skala global. Namun yang kami soroti adalah perlunya regulasi yang mempertimbangkan kondisi di lapangan. Kami tidak menolak diatur, tapi perlu ada mitigasi yang tepat agar tidak menimbulkan dampak sosial yang berat," ujar Sudarto dalam keterangannya, Minggu (18/5/2025).

Ia juga menyoroti kontribusi signifikan IHT terhadap perekonomian nasional. Industri ini disebut menyerap lebih dari enam juta tenaga kerja, mulai dari petani tembakau dan cengkeh hingga buruh pabrik dan pedagang eceran. Selain itu, cukai hasil tembakau menjadi salah satu sumber pendapatan negara yang cukup besar.

Dalam konteks tersebut, Sudarto menekankan pentingnya evaluasi terhadap regulasi yang sudah diterapkan, agar tetap sejalan dengan aspirasi nasional serta tidak mengabaikan keberlangsungan industri dalam negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Rekomendasi
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Timnas Iran Pakai Pin...
Timnas Iran Pakai Pin 168 di Piala Dunia 2026, Simbol Korban Tewas Serangan Udara di Minab
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved