Optimis 3 Indikator Sukses Pilkada Versi Ketua Komisi II DPR Bisa Terealisasi

Kamis, 12 November 2020 - 12:48 WIB
Esensi dari Pilkada, sambung Adi, ialah mekanisme transisi kekuasaan politik dengan damai dan pilar utama untuk memenuhi kehendak serta aspirasi rakyat. "Itu artinya, jika Pilkada tidak berjalan sesuai rencana. Atau ada tahapan yang mandek tidak sesuai rencana, hingga menimbulkan konflik baik secara horizontal di masyarakat maupun vertikal antara peserta Pemilu dengan Penyelenggara Pemilu, maka indikator sukses pertama seperti kata Ketua Komisi II DPR tidak sesuai harapan," urainya.

Kemudian, masih kata Adi, jika partisipasi politik masyarakat rendah, indikator sukses kedua juga bisa dikatakan gagal. "Karena itu, Pemerintah bersama Penyelenggara Pemilu harus melibatkan seluruh unsur peserta baik Paslon, Timses, masyarakat pemilih agar Pilkada berlangsung semarak dengan tetap sesuai Protokol Kesehatan," bebernya.

Menurut Adi, dengan demikian jika peserta Pilkada bisa diyakinkan dengan sejumlah regulasi yang ada bisa menjamin Pilkada sehat dan aman Covid-19. "Pemerintah bersama Penyelenggara Pemilu tentu telah berupaya keras untuk meyakinkan publik kalau TPS itu aman dari penyebaran Covid-19. Kita semua juga harus berperan untuk menangkal segala berita hoaks atau propaganda yang menyebut Pilkada akan menjadi kluster penyebaran Covid-19," urainya.

Lebih lanjut Adi menjelaskan, jika publik bisa diyakinkan bahwasannya seluruh proses tahapan Pilkada sesuai dengan Prokes ketat. "Sehingga indikator sukses Pilkada ketiga sesuai harapan Ketua Komisi II DPR yaitu Pilkada aman dan sehat bisa benar-benar terwujud," tandas Adi.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!