Penasihat Menko Luhut: 3T Penting untuk Memutus Penularan Covid-19
Kamis, 12 November 2020 - 12:30 WIB
Kenapa testing penting? Dengan mendeteksi dini Covid-19 , orang yang terinfeksi bisa mendapat perawatan yang lebih cepat. "Jadi nggak menunggu parah baru berobat begitu. Lalu juga dengan kita tahu lebih awal deteksi dini ini juga, maka kita jadi bisa juga menghindari atau mencegah penularan atau kita menularkan ke orang lain. Jadi itu kenapa pentingnya testing atau deteksi dini," jelas Monica .
Kedua, kata Monica , istilah yang cukup baru yakni tracing. "Tracing ini memang dalam bahasa Inggris kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berbicara tentang pelacakan kontak erat," katanya.
(Baca juga: Pandemi Masih Tinggi, Pelaksanaan 3T Dinilai Perlu Ditinjau Kembali ).
Apa yang dimaksud tracing? Ketika ada seseorang yang positif Covid-19, akan ada petugas kesehatan yang menghubungi pasien tersebut, lalu mewawancarai. Dalam proses wawancara itu, kata Monica, akan ditanya dalam beberapa hari terakhir, ketemu dengan siapa, berkontak dengan siapa. "Nah, kontak yang diidentifikasi ini kemudian akan dihubungi oleh si petugas tadi, agar yang kontak erat tadi itu boleh melakukan karantina di rumahnya masing-masing atau di fasilitas yang disediakan pemerintah," jelasnya.
Kata Monica , ketika petugas melacak kontak erat ini ada gejala, menunjukkan gejala, misalnya batuk, bersin, demam, dan lain sebagainya, perlu dilakukan tes lagi. "Itu balik lagi ya dilakukan testing tadi."
Kedua, kata Monica , istilah yang cukup baru yakni tracing. "Tracing ini memang dalam bahasa Inggris kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berbicara tentang pelacakan kontak erat," katanya.
(Baca juga: Pandemi Masih Tinggi, Pelaksanaan 3T Dinilai Perlu Ditinjau Kembali ).
Apa yang dimaksud tracing? Ketika ada seseorang yang positif Covid-19, akan ada petugas kesehatan yang menghubungi pasien tersebut, lalu mewawancarai. Dalam proses wawancara itu, kata Monica, akan ditanya dalam beberapa hari terakhir, ketemu dengan siapa, berkontak dengan siapa. "Nah, kontak yang diidentifikasi ini kemudian akan dihubungi oleh si petugas tadi, agar yang kontak erat tadi itu boleh melakukan karantina di rumahnya masing-masing atau di fasilitas yang disediakan pemerintah," jelasnya.
Kata Monica , ketika petugas melacak kontak erat ini ada gejala, menunjukkan gejala, misalnya batuk, bersin, demam, dan lain sebagainya, perlu dilakukan tes lagi. "Itu balik lagi ya dilakukan testing tadi."
Lihat Juga :