Peringati Hari Pahlawan, BPIP Gencarkan Pembudayaan Idelogi Pancasila
Rabu, 11 November 2020 - 18:30 WIB
Pembudayaan nilai-nilai ideologi Pancasila tersebut dinilai sangat penting selama negara ini masih berdiri. Dalam penerapannya, Kepala BPIP Yudian Wahyudi berharap agar Pancasila dapat semakin merasuki relung hati masyarakat. "Pancasila itu dalam perwujudannya kan membutuhkan ruang dan waktu. Melalui pembudayaan ini, kita harap Pancasila itu bisa menyentuh relung hati setiap orang," kata Yudian.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama budayawan Ngatawi Al Zastrouw pun menyampaikan ucapan terima kasihnya. Sebab pihaknya bersama Makara Art Center Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dalam menanamkan nilai Pancasila dalam lingkup akademik maupun kehidupan nyata, salah satunya melalui seni budaya.
"BPIP sebagai lembaga negara yang memiliki peran untuk menanamkan, menyebarkan, membudayakan Pancasila itu, sedangkan UI sebagai suatu lembaga akademik yang jadi sarana strategis untuk penanaman, sosialisasi dan pembudayaan Pancasila," ujar Ngatawi.
"Terima kasih kami dilibatkan dalam proses pembudayaan Pancasila. Mudah-mudahanan dengan keterlibatan ini semangat kita dapat semakin tumbuh," katanya menambahkan.
Tak hanya itu, budayawan Taufik Rahzen juga memaparkan soal pentingnya keberadaan multiversitas di tengah-tengah bangsa Indonesia. Sebab multiversitas merupakan sebuah sekolah kehidupan, yang menunjukkan bagaimana bangsa ini belajar dari berbagai keragaman yang ada di seluruh Indonesia.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama budayawan Ngatawi Al Zastrouw pun menyampaikan ucapan terima kasihnya. Sebab pihaknya bersama Makara Art Center Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dalam menanamkan nilai Pancasila dalam lingkup akademik maupun kehidupan nyata, salah satunya melalui seni budaya.
"BPIP sebagai lembaga negara yang memiliki peran untuk menanamkan, menyebarkan, membudayakan Pancasila itu, sedangkan UI sebagai suatu lembaga akademik yang jadi sarana strategis untuk penanaman, sosialisasi dan pembudayaan Pancasila," ujar Ngatawi.
"Terima kasih kami dilibatkan dalam proses pembudayaan Pancasila. Mudah-mudahanan dengan keterlibatan ini semangat kita dapat semakin tumbuh," katanya menambahkan.
Tak hanya itu, budayawan Taufik Rahzen juga memaparkan soal pentingnya keberadaan multiversitas di tengah-tengah bangsa Indonesia. Sebab multiversitas merupakan sebuah sekolah kehidupan, yang menunjukkan bagaimana bangsa ini belajar dari berbagai keragaman yang ada di seluruh Indonesia.
Lihat Juga :