Ada COVID-19, Jokowi Turunkan Target Penerbitan Sertifikat Tanah

Senin, 09 November 2020 - 16:20 WIB
"Karena di seluruh Tanah Air ini yang harus disertifikatkan ada 126 juta sertifikat. Karena di tahun 2015 baru ada 46 juta sertifikat. Jadi masih kurang 80 juta. Kalau setahun hanya 500.000, artinya nunggunya 160 tahun," ujarnya.

Kemudian pada 2016 angka penerbitan sertifikat tanah mulai naik dari 500.000 menjadi 1,1 juta sertifikat. Kemudian 2017 naik menjadi 5,4 juta sertifikat. (Baca juga: Gubernur Janji Beri Sertifikat Tanah untuk Warga Pulau Lae-lae )

"Dari yang sebelumnya 2015 500.000. Naiknya di 2016, 1,1 juta. Masih dua kali, ndak mau saya. Saya mau sepuluh kali. Bisa keluar 5,4 juta di 2017. Artinya ternyata kita bisa. 2018 saya beri target lagi. 9,3 juta bisa keluar. (Targetnya) 9 juta, keluarnya 9,3 juta. Tahun 2019, saya beri target 9 juta keluarnya 11,2 juta sertifikat," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!