Prosesi Adat Sambut Gus Menteri saat Tinjau Homestay di Desa Kuta
Selasa, 01 Desember 2020 - 17:25 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar ditemani Nyai Lilik Umi Nashriyah disambut dengan proses adat dan pengalungan kain khas Lombok saat meninjau homestay yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putr
LOMBOK - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar ditemani Nyai Lilik Umi Nashriyah disambut dengan proses adat dan pengalungan kain khas Lombok saat meninjau homestay yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putri Nyale Kuta di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Gus Menteri, sapaan akrabnya selanjutnya melihat langsung fasilitas yang ada di homestay itu dan mendapatkan penjelasan dari Direktur BUMDes Satriawan. Homestay ini menghabiskan anggaran Rp420 juta dan sekitar Rp200 juta untuk pembangunan akses jalan menuju homestay. Bantuan ini berasal dari Kemendes PDTT dan anggaran BUMDes.
Menteri Halim berharap pengelola BUMDes bergerak cepat dengan mempromosikan homestay yang berjumlah empat kamar ini, termasuk menggandeng e-commerce agar bisa menarik wisatawan untuk menginap.
Bahkan Gus Menteri merespons permintaan pengelola dan warga soal adanya website khusus yang promosikan desa wisata. "Bakal ada Website soal Desa Wisata yang memuat informasi soal desa-desa wisata agar mudah diakses publik," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini, Minggu (8/11/2020).
Gus Menteri, sapaan akrabnya selanjutnya melihat langsung fasilitas yang ada di homestay itu dan mendapatkan penjelasan dari Direktur BUMDes Satriawan. Homestay ini menghabiskan anggaran Rp420 juta dan sekitar Rp200 juta untuk pembangunan akses jalan menuju homestay. Bantuan ini berasal dari Kemendes PDTT dan anggaran BUMDes.
Menteri Halim berharap pengelola BUMDes bergerak cepat dengan mempromosikan homestay yang berjumlah empat kamar ini, termasuk menggandeng e-commerce agar bisa menarik wisatawan untuk menginap.
Bahkan Gus Menteri merespons permintaan pengelola dan warga soal adanya website khusus yang promosikan desa wisata. "Bakal ada Website soal Desa Wisata yang memuat informasi soal desa-desa wisata agar mudah diakses publik," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini, Minggu (8/11/2020).
Lihat Juga :