IPW Minta Polri Proses Hukum Habib Rizieq saat Pulang ke Tanah Air
Minggu, 08 November 2020 - 13:50 WIB
IPW minta Polri memproses dan menyelesaikan kasus hukum yang menjerat Habib Rizieq. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) , Neta S Pane meyakini pemerintahan Jokowi tak resisten terhadap rencana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Indonesia.
"Soalnya pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan ligitimed dari hasil Pilpres 2019 yang tidak akan mudah untuk digulingkan," ujar Neta saat dihubungi SINDOnews, Minggu (8/11/2020).
Neta percaya, kehadiran Habib Rizieq kembali Indonesia tak mempengaruhi stabilitas keamanan. Apalagi, sampai ada isu tentang revolusi yang disuarakan kelompok HRS. Bagi Neta, seruan revolusi hanya halusinasi para pendukungnya. (Baca juga: Pernyataan Dubes dan Menko Polhukam Picu Resistensi Kepulangan Habib Rizieq )
Di sisi lain, kata Neta, soal apakah pemerintah membuka jalan bagi kepulangan HRS, sebenarnya tidak juga. Sebab sudah menjadi tugas negara untuk melindungi dan melayani rakyatnya, termasuk HRS.
"Soalnya pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan ligitimed dari hasil Pilpres 2019 yang tidak akan mudah untuk digulingkan," ujar Neta saat dihubungi SINDOnews, Minggu (8/11/2020).
Neta percaya, kehadiran Habib Rizieq kembali Indonesia tak mempengaruhi stabilitas keamanan. Apalagi, sampai ada isu tentang revolusi yang disuarakan kelompok HRS. Bagi Neta, seruan revolusi hanya halusinasi para pendukungnya. (Baca juga: Pernyataan Dubes dan Menko Polhukam Picu Resistensi Kepulangan Habib Rizieq )
Di sisi lain, kata Neta, soal apakah pemerintah membuka jalan bagi kepulangan HRS, sebenarnya tidak juga. Sebab sudah menjadi tugas negara untuk melindungi dan melayani rakyatnya, termasuk HRS.
Lihat Juga :