Masyumi Reborn, Partai Islam Masih seperti Ayam yang Kelaparan di Lumbung Padi

Minggu, 08 November 2020 - 10:23 WIB
"Masyumi yang menghimpun semua kekuatan Islam, sebelum Pemilu 1955 pecah dan akhirnya dibubarkan oleh Soekarno dan dilarang muncul oleh Orde Baru," ujar Bakir saat dihubungi SINDOnews, Minggu (8/11/2020).

Selanjutnya, kata Bakir, di awal Reformasi juga sempat muncul wacana Partai Masyum tapi tidak mendapatkan respons signifikan di masyarakat. Sehingga, ia menilai, kemunculan Masyumi itu didasari karena realitas sosial politik yang ada waktu awal kemerdekaan.

Terhadap Masyumi Renorn, Dosen Fisip UIN Jakarta ini merasa sangsi Masyumi bisa besar kembali saat ini jika melihat realitas dan dinamika politik yang terjadi. (Baca juga: Partai Masyumi Kembali Bangkit, Begini Sejarahnya)

"Tidak ada tokoh Islam yang merepresentasikan politik tunggal dan mampu menghimpun semua kekuatan dalam Islam. Itu pula yang terpotret sekarang, terbukti partai Islam masih seperti ayam yang kelaparan di lumbung padi," tandas Bakir.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!