Paslon Kampanye Cegah Corona, Pengamat: Sarana Literasi Politik yang Baik

Kamis, 05 November 2020 - 02:09 WIB
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam beberapa Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sudah berkali-kali memberi usulan dan arahan agar tema debat soal Covid-19 diikuti oleh KPU dan sekarang arahan itu diikuti para paslon.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) August Mellaz mendukung penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya jadi tema utama dalam Pilkada.

"Menurut saya tema penanganan krisis akibat Covid-19 seharusnya menjadi isu sentral dalam pelaksanaan Pilkada," ujar August melalui pesan tertulis, Rabu (4/11/2020).

August menilai, dimensi krisis yang muncul perlu dilihat oleh para paslon tidak sekedar untuk kesehatan saja, tetapi berdampak terhadap banyak aspek kehidupan masyarakat.

"Oleh karena itu para paslon dan tim pemenangnya perlu berlomba-lomba mengemas dan mengoperasionalkan berbagai gagasan penanganan krisis di daerah masing-masing dalam program-program yang diajukan pada masa kampanye," lanjutnya.

Dengan begitu, paslon-paslon juga akan semakin kreatif beradu gagasan untuk menggulirkan program-program yang menyentuh masyarakat dalam menangani Covid-19.

"Jika hal ini dilakukan dan menjadi mainstream isu pada pelaksanaan pilkada, maka tidak saja dinamika kontestasi berwujud melalui adu gagasan, tetapi sekaligus sebagai sarana literasi politik masyarakat yang baik," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!