Kecam Pernyataan Presiden Macron, Jokowi Ajak Kedepankan Persatuan dan Toleransi Beragama
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 15:22 WIB
"Pertama, Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice yang telah memakan korban jiwa. Kedua, Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Perancis yang menghina agama Islam yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia yang bisa memecah belah persatuan antar-umat beragama di dunia," tegas Jokowi .
"Di saat dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi covid-19 dan kebebasan berekespresi yang mencederai kehormatan kesucian serta kesakralan nilai dan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan," tambah dia.
Kecaman tersebut disampaikan Jokowi seusai menggelar pertemuan dengan pemimpin organisasi keagamaan di Indonesia, antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia, Persekutuan Gereja Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia, Persatuan Umat Buddha Indonesia dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia.
"Di saat dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi covid-19 dan kebebasan berekespresi yang mencederai kehormatan kesucian serta kesakralan nilai dan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan," tambah dia.
Kecaman tersebut disampaikan Jokowi seusai menggelar pertemuan dengan pemimpin organisasi keagamaan di Indonesia, antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia, Persekutuan Gereja Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia, Persatuan Umat Buddha Indonesia dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia.
(zik)
Lihat Juga :